Exist Jambi News, Kota Jambi – Operasi pasar murah kembali dilaksanakan pemerintah kota Jambi, sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari upaya menahan laju kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nella Ervina, menyampaikan total paket yang disiapkan dalam operasi pasar murah tahun ini mencapai 4.000 paket. Khusus di Kecamatan Jambi Timur, sebanyak 703 paket telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi berlapis, Senin 10 Februari 2026.

“Data penerima manfaat bersumber dari data ekonomi nasional dan kembali diverifikasi di tingkat kecamatan. Verifikasi dilakukan dua kali agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” kata Nella Ervina.

Setiap paket kebutuhan pokok tersebut mendapatkan subsidi pemerintah sebesar Rp50.000. Dengan nilai paket mencapai Rp162.000, masyarakat cukup menebusnya seharga Rp112.000. Dan isi paket meliputi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis.

Kegiatan ini dibiayai melalui APBD Kota Jambi pada Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, subkegiatan pelaksanaan operasi pasar reguler dan pasar khusus. Operasi pasar murah ini akan digelar mulai hari ini hingga 24 Februari 2026 dan menjangkau seluruh 11 kecamatan di Kota Jambi.

“Dengan adanya subsidi, harga yang diterima masyarakat jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Harapannya, masyarakat terbantu dan stabilitas harga tetap terjaga menjelang Ramadan,” jelas Nella Ervina.

Walikota Jambi Maulana menegaskan operasi pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan harga dan menekan potensi inflasi. Peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan berpotensi mendorong kenaikan harga apabila tidak diimbangi dengan intervensi pemerintah.

“Menjelang Ramadan, permintaan pasti meningkat. Kalau tidak dikendalikan, harga bisa melonjak dan memicu inflasi. Di sinilah pemerintah harus hadir. Bukan harganya yang naik, justru kita tekan. Supaya harga sembako di pasaran tetap stabil. Mudah-mudahan penyaluran hari ini berjalan lancar, dimulai dari 703 penerima manfaat di Jambi Timur dan selanjutnya ke seluruh kecamatan,” ungkap Maulana.

Berharap operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat menyambut Ramadan dengan lebih tenang serta memperkuat semangat kesalehan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, pungkas Walikota Jambi, Maulana.(net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini