Tokoh Muhammadiyah Jambi, Terpilih Sebagai Ketua Komite Advokasi Daerah  Jambi

Share This Story !

EXISTJambiNews, Jambi – Dalam rangka meningkatkan dan menciptakan lingkungan bisnis yang berintegritas, serta pencegahan korupsi secara simultan dan komprehensif dan kian marak di negeri ini, hal yang paling urgen salah satunya membentuk sebuah Komite komunikasi dan advokasi, untuk menjembatani antara regulator (pemerintah) dan pelaku usaha.

Hal  tentang Komite yang menjembatani pemerintah dan pelaku usaha ini, sudah tercakup dalam salah satu keputusan Gubernur Jambi No 717/ KEP. GUBERNUR/ DPMPTSP-7.2/2020 TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE ADVOKASI DAERAH PROVINSI JAMBI.

Forum  Komite Advokasi Daerah Provinsi Jambi, terdiri dari 11 Bidang, dan di isi oleh fihak pelaku usaha, juga oleh pemerintah.

Beberapa bidang dalam susunan Komite Advokasi Daerah  Jambi ini antara lain, Bidang Koordinator, Bidang Perizinan dan Investasi , Bidang Pendukung Industri Minyak dan Gas dan bidang-bidang lainnya.

Nasroel Yasier adalah tokoh Muhammadiyah Provinsi Jambi, sebagai  Ketua Komite Advokasi ini, sebagai Pembina ditempati Gubernur Jambi,  Ketua Kadin Provinsi Jambi, Usman Sulaiman pada posisi Ketua Umum.

Saat ditanya soal urgensi pentingnya dibentuk Komite Advokasi ini, Nasroel Yasier, menjelaskan dengan gamblang .

“ Komite advokasi ini dibentuk sebagai usaha preventif untuk melakukan pencegahan korupsi yang kian marak, khususnya di bumi sepucuk Jambi Sembilan lurah ini, dengan melibatkan lembaga atau  asosiasi seperti Kadin, Apindo, Hiswana Migas dan lainnya, dengan bersinergi dengan fihak legulator, Seperti pemerintah, semoga pembangunan yang bersih jauh dari hambatan dan masalah dapat terwujud, dan yang paling utama adalah berjalannya bisnis yang berintegritas” jelasnya

Komite Advokasi merupakan instrument perpanjangan tangan KPK untuk mencegah korupsi di daerah,  yang menempatkan Gubernur Jambi Sebagai Pembina, Usman Sulaiman, Ketua Kadin Provinsi Jambi menempatkan posisi sebagai Ketua Umum, dan Nasroel Yasier di posisi Ketua.

“Forum ini juga merupakan Instrumen Lembaga KPK untuk menanggulangi persoalan korupsi di daerah” jelas Nasroel Yasier. diakhir penjelasannya (***)

Jurnalis : Oman Rohman

Editor : Yazid, Sid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *