Tempat Mencari Rezeki Di Eksekusi, Pedagang : Demi Allah, Kami Cuma Rakyat Kecil

ExistJambiNews, Jambi — Puluhan pedagang yang berjualan di pal 9, kelurahan kenali asam bawah, kecamatan kota baru, tepatnya di jalan marsda Surya darma hari ini di tertibkan oleh tim gabungan pihak terkait di lingkup Pemkot Jambi.

Asisten lll Setda kota Jambi, Ridwan dalam apel tim gabungan menyebut pedagang yang berjualan di pal 9 tersebut mengganggu arus lalu lintas, karena ini jalan menuju kota jambi, karena ini areal ini dekat dengan gerbang perbatasan kota Jambi.

” Kita melakukan ini tetap dengan humanis dan persuasif karena pedagang ini masyarakat kita ” Sebutnya.

Sementara itu lebih lanjut di katakan Ridwan, penertiban ini juga untuk menjaga keselamatan warga sekitar karena lapak jualan pedagang tersebut tepat di atas aliran pipa minyak Pertamina yang masih aktif.

” Coba anda lihat sampai kesana sepanjang jalan ini ada pipa aktif Pertamina, ini sangat membahaya bagi pedagang dan lokasi ini tepat di depan sekolah, nah nanti kalau sudah aktif sekolah selain macet tentu ini juga membahayakan anak kita” imbuhnya.

Asisten lll Setda kota jambi itu turut meminta kepada pihak Pertamina setelah di lakukannya eksekusi, di sekitaran pipa minyak aktif tersebut dapat di pagar beton.

Hal senada turut di katakan oleh Kepala satuan polisi pamong praja (Kasatpol-PP) kota Jambi, Mustari Effendi, menyebut bahwa ada 30 pedagang liar yang berjualan di atas jalur pipa aktif milik Pertamina.

” Ada 30 pedagang illegal yang data, yang berjualan di sepanjang jalur pipa milik Pertamina, tentu itu sangat membahayakan ” Sebut Mustari.

Sementara itu, Terpisah camat kota baru, Fengky Ananda saat di jumpai di lokasi mengatakan sebelum penertiban di lakukan pemerintah kota Jambi telah melakukan beberapa tahapan termasuk telah memberikan pemberitahuan kepada pedagang.

” Kita telah melakukan tahapan-tahapan sesuai prosedur, dan memberikan pemberitahuan kepada pedagang satu bulan lalu, jadi tidak ada alasan bagi pedagang untuk tidak mentaatinya ” Ungkap Camat kota baru, Senin (22/2).

Fengky juga mengatakan sebagian pedagang yang memiliki kesadaran diri telah membongkar lapak atau tempat berjualannya sendiri.

” Ya jika mereka meminta tempat, tempat berjualan sudah kita sediakan di talang gulo, yang sudah di bongkar ini atas kesadarannya sendiri ” Ujar Fengky.

Namun saat alat berat datang ke lokasi sempat terjadi cekcok antara pihak pemerintah dan pedagang yang tidak terima tempat mereka berdagang mencari rezeki di bongkar dengan alat berat.

” Kami dak ngerti hukum, perda, perwal, demi Allah kami rakyat kecil ” Sebut salah satu pedagang saat cekcok terjadi antara pihak pemerintah dan pedagang, Senin (22/2).(Oman Rohman)

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!