PT EBN Tunggak Tagihan ke Dispenda Jambi Hingga Rp 9 Milyar

EXIST JAMBI NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) selaku pelaksana pembangunan Pasar Angso Duo Baru (Modern) melaksanakan Penandatangan Adendum Kontrak Kerjasama Bangun Guna Serah Pasar Angso Duo Baru di Hotel Amaris Muaro Bungo, Kamis (11/10/2018) malam. Adendum kontrak ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum dengan Pimpinan PT Eraguna Bumi Nusa, H. Nur Jatmiko.
Pihak pertama Pemrov Jambi dan pihak kedua PT Eraguna Bumi Nusa sepakat untuk melakukan perubahan dan penambahan klausul perjanjian kerja sama nomor 06/PK-GUB/PU/2014 dan nomor 008/VI/EBN/PKS/2014 tanggal 9 Juni 2014 tentang Pembangunan dan Pengelolaan Pasar Angso Duo Baru dengan pola Bangun Guna Serah.

Namun berjalannya waktu terkendala dengan tagihan kontribusi PT EBN kepada Dispenda Provinsi Jambi sejak 31 Oktober 2018 hingga 31 Oktober 2020, tagihan yang dilunasi sebesar Rp 9.600.731.920.

“Sementara surat tagihan dari Dispenda Provinsi Jambi telah di sampaikan kepada PT EBN pada tanggal 31 Oktober 2020 namun PT EBN tapi belum juga dilunasi, dengan alasan terkendala ada nya Virus Corona atau Covid-19, kata Iskandar Mudo Kasubdit Pendapatan Lain-lain Dispenda Provinsi Jambi, Senin (2/11/2020)

Penagihan tersebut telah diatur pasal 25 ayat (2) besaran nilai kontribusi dan jadwal pembayaran kontribusi pihak kedua kepada pihak kesatu sebagaimana yang tercantum di dalam tabel,

Namun samapai saat jatuh tempo terhitung sejak 31 Okteber tahun 2020 hingga berita ini dimuat, biaya kontribusi tersebut juga belum di selesaikan. kata nya.

Saat dikomfirmasi ExistJambiNews ke pihak PT EBN mengatakan, bahwa pembayaran tagihan tersebut di bayar apabila kotrak kerjasama nya telah diserah terimakan dari pemerintah provinsi Jambi kepada PT. Eraguna Bumi Nusa (EBN). Cabang Jambi.

Untuk pengajuan serah terimanya sudah disampaikan kepada pemerintah provinsi Jambi namun hingga berita ini diturunkan belum ada ke jelasan, tuturnya.

Setelah di komfirmasi ke PT. EBN sore nya dari pihak Dispenda Provinsi ngajak bertemu dengan awak Exist Jambi News, perihal tunggakan tagihan yang Rp 9,600.731.920 tersebut, namun esok hari nya Kamis (5/11/2020) lewat WA nya pak Iskandar Mudo , pak Kaban dan pak Kabif nya tidak bisa ketemu karena ada acara pembahasan anggaran di Propinsi Jambi, pungkasnya, (ferry)

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!