Pertemuan Dengan 2 Tokoh Pers Jambi

ExistJambiNews |Mendalo – Jambi Masih memiliki sosok awak media senior, yang inspiratif untuk menimba ilmu dan pengalaman dalam bidang jurnalistik,Buchori pria kelahiran Mersam sekitar hampir 80 tahun yang lalu, merupakan salah satunya.

Ditemui dikediamannya oleh Sakti Alam Watir, Bung Buchari tampak terharu dan bahagia, hampir 20 Tahun lebih mereka tidak pernah berjumpa, pertemuan itu penuh cerita masa lalu mereka, seperti anak dan bapak, mereka akrab menceritakan kejadian kejadian saat Bung Buckari masih aktif sebagai Sekretaris PWI Provinsi Jambi masa kepemimpinan Syamsul Watir.

Bung Buchari yang juga pensiunan Kepala RRI Jambi periode 1996, masih mengingat saat mereka melakukan perjalan ke kerinci menggunakan mobil Hardtop kampas, silaturrahmi itu menceritakan memori perjalanan jurnalistik yang telah mereka lalui serta menunjukkan file kenangan saat masih aktif di RRI dan PWI Jambi, banyak kenangan indah sampai Bung Buchari akrab dan kenal betul dengan keluarga dan sosok mendiang Syamsul Watir.

Dalam silaturrahmi dan pertemuan kamis 24/12/20, Sakti Alam Watir juga mengundang dan berharap Bung Buchari bisa hadir dalam pembukaan pameran kenangan karya jurnalistik Syamsul Watir (Alm) dan AK. Mahmud pada 5 januari 2021 mendatang dikantor DPRD Provinsi Jambi.

Akhir pertemuan, Bung Buchari mengungkapkan kebahagiaan dan rasa besar hati nya atas kunjungan silaturrami Sakti Alam Watir dan kawan – kawan, ” jangan sungkan untuk mampir dan bersilaturrahmi kekediaman kami , pintu rumah ini selalu terbuka untuk kawan – kawan , “tutup nya.

Kemudian dilanjutkan silaturrahmi ke kediaman Bung Nasrul, Jurnalis senior Kompas era 80an, banyak kenangan yang diceritakan, dan mengungkapkan pengalaman jurnalistik nya, serta keluh kesah nya persoalan sastra di provinsi jambi.

Walau tak muda lagi, dengan rambut yang telah memutih, pria berpostur tinggi ini masih menjaga sikap idealis nya dalam dunia jurnalistik. Jurnalis itu wajib menyampaikan kebenaran “ucap nya.

Pesan yang begitu berharga dalam silaturrahmi menjelang sore itu, ” apabila anda menulis kebohongan dan isapan jempol, maka anda selesai detik itu juga. “pungkas nya. (Rds)

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!