Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Objek Lahan Sengketa , Ditolak Keluarga

Exist Jambi,News-Kota Jambi Berkaitan dengan rencana pelaksanaan eksekusi pengosongan Objek Lahan sengketa di jl. Raden Mattaher, kel. Rajawali kec. Jambi timur,Kota Jambi (berdasarkan surat pemberitahuan pelaksanaan EKSIKUSI Lahan. Nomor W5-U1/2696/HK.02/XI/2020 Tertanggal 06 November 2020) yang mana telah disampaikan oleh perwakilan pemerintah daerah jambi dan baru di terima oleh perwakilan dari penghuni objek lahan yang bersangkutan,
24/11/2020

“Pada Hari kamis 12-11-2020 maka dengan ini, perwakilan dari pada pihak keluarga (Alm) Ali Umar yang mana dengan secara SAH dan sesuai Peraturan perundang-undangan yang berlaku Di Republik Indonesia telah Menepatin Objek lahan yang bersangkutan,” Sejak Tahun 1925 Bersama dengan, masyarakat kelurahan Rajawali kec.jambi timur kota jambi menyatakan dengan tegas dan bersungguh-sungguh untuk menolak proses eksekusi tersebut. Ujar Edwar Oscar

Pernyataan akan penolakan tesebut, salah satunya didasari dengan adanya Surat Perdamaian ( Perkara Perdata Nomor :37/PDT.G/2001/PN.Jambi) Antara Pihak pemerintah Daerah Kota Jambi dengan pihak keluarga yang bersangkutan, yang telah disepakatin Sebelumnya Di Jambi pada Tanggal 30 Oktober 2001 dan diperkuat oleh dokumen-dokumen yang SAH dan Asli yang dimiliki oleh pihak keluarga.

Dalam hal ini perwakilan dari pihak keluarga yang bersangkutan, Edwar Oscar selaku anak dari ahli waris (Alm) emi warti selaku anak (Alm) Ali umar
Sangat menyayangkan akan bisa sampai adanya Kebijakan pelaksanaan eksekusi dari pemerintah Daerah jambi tersebut, Tanpa ada proses mediasi Terlebih dahulu di antara kedua belah pihak. Yang ( diharapkan.) akan diinisiasi dan difasilitasin oleh pihak pemerintah Daerah jambi sebelumnya,” Ujar Edwar

Tentunya Juga sangat sangat memperhatinkan, terutama apabila mengingat bahwa pihak keluarga terkait diketahuin dengan secara turun- menurun telah menempatin Objek lahan bersangkutan. Sejak Tahun 1925 ( disahkan oleh kepala kampung kasang pada Tanggal 13 desember 1956 dengan atas nama Asjiah.) lalu diberikan kepada (Alm) Ali umar yang tidak lain adalah anak kandung dari (Alm) Asjiah Sendiri melalui Surat Kuasa kepemilikan Objek lahan ( Surat Hibah ) pada tanggal 11 November 1953 dan kemudian diberikan, kepada Anak-Anaknya.

Melalui Surat Kuasa Kepemilikan/Pemindahan HAK Milik, pada Tanggal 1 mei 1974. Dengan diketahuin kepala kampung kasang kec.jambi timur dan disaksikan serta ditanda-tanganin oleh Beberapa Saksi, disaat bersamaan perwakilan dari masyarakat kel.Rajawali Kec.Jambi timur kota jambi,

Fitri Andi Selaku masyarakat Juga menyatakan bahwa dirinya merasa sangat prihatin dan Kecewa terhadap kebijakan dari pemerintah Daerah Jambi tersebut yang dinilai sangat tidak berpihak terhadap kepentingan dan kesejahateraan Rakyat Kecil, Terutama disaat ekonomi dari sebagian besar masyarakat sedang kesusahan, sebagai dampak dari pandemi COVID-19 yang sedang terjadi akhir-akhir ini.

“Berkaitan tentang ini DONNY Kurniawan yang juga merupakan salah satu perwakilan dari pihak keluarga pemilik objek lahan yang bersangkutan,
Selain menyayangkan sikap Arogan dari pihak pemerintah Daerah,” Donny juga mempertanyakan penerapan dari undang-undang NO.5 Tahun 1960 yang mengatur tentang peraturan Dasar pokok-pokok Agraria serta eksitensi dan itikad baik dari pihak pemerintah Daerah jambi khususnya dalam mendukung proses penyelesaian dari pada permasalahan ini dengan sabaik-baiknya,” Ujar Donny

( Randi )

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!