Masyarakat Tanah Tumbuh Gelar Pawai Obor Tradisi Sambut Bulan Ramadhan

EXISTJAMBINews, Bungo–Bulan suci ramadhan yang jatuh pada tanggal 13 April mendatang bagi masyarakat Tanah Tumbuh kabupaten Bungo. Menyelenggarakan Pawai Obor dan arakan keliling desa merupakan suatu tradisi atau agenda tahunan yang selalu digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan Pawai Obor yang diikuti masyarakat Tanah Tumbuh terdiri dari anak Madrasah Takmiyah Nurul Hidayah,para ibu pengajian serta mereka yang antusias terhadap acara pawai obor ini ikut menyemarakan pawai obor ,dan terlihat kegembiraan dari peserta yang ikut pawai obor dan arakan berjalan kaki dimulai dari Kantor Camat Tanah Tumbuh berkeliling dusun Tanah Tumbuh hingga kembali finish di Kantor Camat. Acara pawai obor berjalan dengan lancar dan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus covid -19.

Datuk Rio dusun Tanah Tumbuh saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bukti budaya kearifan lokal ini setiap kali menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan seluruh masyarakat antusias mengikuti pawai obor dan arakan tersebut.

, Pawai obor dan arakan ini tradisi dusun kami, dan hampir setiap orang tua ikut mendampingi anaknya berjalan kaki keliling dusun Tanah Tumbuh. Kegiatan yang digelar setelah shalat Isya berjalan lancar dan kondusif semua bisa tertib dan mengikuti protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak dan menggunakan masker,, ungkap Datuk Jahari .

Jahari,mengatakan selain pawai obor dan arakan di Madrasah Takmiyah Nurul Hidayah dilaksanakan acara Imtihan,acara ini tidak bisa ditinggalkan lantaran setiap orang tua membawa nasi menggelar makan bersama orang tua murid.

, Acara Imtihan ini tidak dilupakan orang tua murid ,sekaligus mempertemukan dan menjalin tali silaturahmi untuk saling memberi maaf menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tuturnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan pawai obor dan arakan ini masyarakat Tanah Tumbuh terus menjaga kekompakan ,serta menjaga tali silaturahmi. Sehingga dusun Tanah Tumbuh selalu menjaga keamanan dusun ini.

Jurnalis : Piet Haryadi

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!