Mak-Mak Jambi Meninggal di Tengah Jalan, Anggota DPR RI Komisi V Prihatin

ExistJambiNews, -Jambi- Anggota DPR RI Komisi V bidang insfatruktur dan pembangunan, Bakri sangat prihatin terhadap seorang ibu rumah tangga yang meninggal ditengah jalan saat dibawa menuju rumah sakit.

“Saya sebagai Anggota DPR RI Komisi V dapil Jambi sangat prihatin adanya warga desa lambur tanjabtim meninggal ditengah yang katanya akibat jalan rusak,namun saya menyebutkan itu sudah ajalnya,”ujarnya.

Bakri mengatakan mengenai jalan sangat prihatin melihat perkembangan jalan yang ada di Tanjabtim dan harapannya DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi Jambi bisa sama sama mendesak pemerintah Daerah baik Provinsi dan Daerah duduk bersama mencari jalan terbaik terkait jalan yang begitu parah.

“Saya pernah bilang tanjabtim sudah lama pemekaran hingga sudah puluhan tahun namun baru kali ini ada jalan di Tanjabtim rusaknya berkepanjangan seperti tidak bertuan dan pemerintah Kabupaten dan provinsi mencari solusi untuk memperbaiki Jalan rusak,”jelasnya senin, 4 januari 2021.

Bakri menyebutkan, terkait Jalan rusak parah, minimal meletakan alat berat dilokasi yang terjadi kemacetan karena tanggung jawab bersama dan jadi tidak ada yang perlu disalahkan.

“Saya selalu anggota DPR RI juga sedang berusaha memperjuangkan bagaimana bisa mendapatkan anggaran apakah itu anggaran lokasi khusus dan yang kita kita perlukan hari ini, antara Provinsi duduk bersama baik eksekutif maupun legislatif membicarakan persoalan Jalan,”terangnya.

Terpisah Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto membenarkan ada warga sabak timur meninggal ditengah Jalan akibat Jalan rusak dan ia sudah perintahkan Dinas PU mengambil tindakan agar memperbaiki jalan.

“Kan harusnya itu menjadi prioritas dan seharusnya tidak perlu terjadi seperti itu serta saya sudah minta Dinas PU Jambi untuk segera turun kelapangan mengecek semua jalan rusak di agar segera melakukan tindakan,” cetusnya.(net)

Share This Story !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!