Beranda Pemerintahan Diresmikan Walikota, Grand Opening “Wisata Kuliner Kota Tua” Kota Jambi Berlangsung Meriah
Exist Jambi News, Kota Jambi – Grand Opening peresmian Destinasi Wisata terbaru di kawasan bersejarah Kota Tua Jambi yang di buka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. serta di dampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Siginjai Sakti (Perseroda), Ardiansyah pada Jumat malam, (3 April 2026), berlangsung meriah.

Peresmian destinasi Wisata Kuliner di kawasan Kota Tua Kota Jambi, ditandai secara simbolis dengan penyerahan cindera mata berupa Karikatur oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Siginjai Sakti (Perseroda), Ardiansyah kepada Walikota dan Wakil Walikota yang berthemakan suasana Wisata Kuliner Kota Tua.
Sejumlah pejabat turut hadir memeriahkan kegiatan ini, di antaranya Plh Sekretaris Daerah Kota Jambi, Kepala BKPSDMD, kepala dinas perhubungan, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Direktur PDAM, Ketua TP PKK Kota Jambi, Camat Pasar, Kapolresta, Dandim, serta undangan lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Siginjai Sakti (Perseroda), Ardiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa peluncuran ini menjadi titik awal pengembangan kawasan Kota Tua sebagai destinasi unggulan di Kota Jambi.

“Hari ini menjadi langkah awal menuju pengembangan yang lebih besar. Kami berharap wisata kuliner Kota Tua dapat tumbuh berkelanjutan, menjadi ikon baru sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Revitalisasi kawasan berarsitektur kolonial ini diproyeksikan menjadi pusat ekonomi kreatif yang mengintegrasikan sektor UMKM, budaya, dan ruang publik dalam satu ekosistem terpadu.
Gemerlap lampu hias yang membalut bangunan-bangunan tua berpadu dengan antusiasme ribuan warga yang memadati kawasan Pasar Jambi. Suasana semakin semarak saat rombongan Wali Kota yang turut didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, serta jajaran Forkopimda, disambut pertunjukan seni tradisional dan nuansa nostalgia yang menghidupkan kembali kejayaan Kota Tua di masa lampau.
Wali Kota Jambi, Maulana menegaskan bahwa pengembangan kawasan ini bukan sekadar menghadirkan destinasi kuliner, melainkan strategi jangka panjang untuk menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus mengembalikan identitas Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa.
Ia juga mengungkapkan rencana besar pengembangan kawasan yang akan terhubung dari Terminal Rawasari hingga kawasan Murni, lengkap dengan jalur pedestrian tematik, gapura ikonik, hingga revitalisasi situs-situs bersejarah. Integrasi ini diharapkan menciptakan destinasi wisata yang memadukan kuliner, sejarah, dan religi dalam satu kawasan unggulan.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menilai kawasan Wisata Kuliner Kota Tua sebagai langkah konkret dalam mendorong UMKM naik kelas. Program ini, kata dia, sejalan dengan visi “Jambi Bahagia” yang menempatkan kesejahteraan ekonomi dan pelestarian budaya sebagai dua pilar utama pembangunan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana menekankan pentingnya membangun citra kota melalui kebersihan, pelayanan, dan pengalaman wisata yang berkesan, guna menarik lebih banyak pengunjung dan menciptakan efek ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Keramahtamahan, kebersihan, dan keunikan penyajian adalah kunci. Kita harus membangun ekosistem di mana setiap tamu yang datang ke Jambi merasa mendapatkan pengalaman yang berharga. Jika citra kota kita baik, maka pengunjung akan ramai, dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh dapur-dapur rumah tangga warga kita,” ungkap Nadiyah
Kehadiran kawasan ini juga tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi turut membuka ruang edukasi dan kreativitas bagi generasi muda. Pemerintah Kota Jambi mendorong keterlibatan pelajar dan talenta seni untuk menghidupkan panggung Kota Tua secara berkelanjutan.
Dengan dukungan fasilitas yang terjangkau bagi pedagang serta pengamanan kawasan yang semakin baik, Wisata Kuliner Kota Tua kini menjelma menjadi simbol kebangkitan yang menghubungkan romantisme masa lalu dengan optimisme masa depan, sekaligus mengukuhkan langkah Kota Jambi menuju kota yang berdaya saing dan berkelanjutan. (net)